Home » Uncategorized » Tugas Bahasa Indonesia ke 2 dan 2a

Tugas Bahasa Indonesia ke 2 dan 2a

Tugas Bahasa Indonesia ke 2 dan 2a

Nama        : Bagus Ari Chandra

No. Reg    : 5235127214

Prodi        : Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (Non Reguler) 2012

Tugas 2

Meneliti Penggunaan Kata yang Berpacu pada EYD dalam Skripsi “PEMBANGUNAN SISTEM PAKAR PADA PERANGKAT MOBILE DENGAN WML DAN PHP UNTUK MENEMUKAN PENYEBAB KERUSAKAN MESIN ISUZU PANTHER” dan Membuat Daftar Istilah Asing pada Teknik Informatika dan Komputer

Penggunaan kata berdasarkan EYD:

  1. Output tergantung dari dialog dengan user.
  • Pada kata “Output” dan “user” seharusnya dicetak dengan huruf miring, karena keduanya merupakan bahasa asing.
  • Output tergantung dari dialog dengan user.

  1. Knowledge base dan inference engine terpisah.
  • Pada kata “Knowledge base” dan “inference engine” seharusnya dicetak dengan huruf miring, karena keduanya merupakan bahasa asing.
  • Knowledge base dan inference engine terpisah.
  1. Memiliki reabilitas.
  • Pada kata “reabilitas” seharusnya diganti dengan menggunakan kata yang telah disempurnakan, yaitu dengan kata “reliabilitas”.
  • reliabilitas /re·li·a·bi·li·tas/ /réliabilitas/ n
    1
    Pol perihal sesuatu yg bersifat reliabel (bersifat andal); 2 ketelitian dan ketepatan teknik pengukuran; keterandalan.

    (sumber: http://kbbi.web.id/)

  • Memiliki reliabilitas.

  1. Kebanyakan sistem pakar diagnosis menggunakan shell, sehingga sangat mudah untuk melakukan perubahan pada basis pengetahuannya.
  • Pada kata “shell” seharusnya dicetak dengan huruf miring karena merupakan bahasa asing.
  • Kebanyakan sistem pakar diagnosis menggunakan shell, sehingga sangat mudah untuk melakukan perubahan pada basis pengetahuannya.

  1. Logika merupakan bentuk representasi pengetahuan yang paling tua, yang menjadi dasar dari teknik representasi high level.
  • Kata “high level” seharusnya dicetak dengan huruf miring karena merupakan bahasa asing.
  • Logika merupakan bentuk representasi pengetahuan yang paling tua, yang menjadi dasar dari teknik representasi high level.

  1. “Values (Nilai) besaran/nilai/takaran spesifik dari attribute tersebut pada situasi tertentu, dapat berupa numerik, string atau boolean.”
  • Kata attribute dan string pada kalimat di atas seharusnya dicetak dengan huruf miring karena merupakan bahasa asing.
  • “Values (Nilai) besaran/nilai/takaran spesifik dari attribute tersebut pada situasi tertentu, dapat berupa numerik, string atau boolean.”

  1. Suatu rantai yang dicari atau dilewati/dilintasi dari suatu permasalahan untuk memperoleh solusinya disebut forward chaining.
  • Kata “forward chaining” seharusnya dicetak miring karena merupakan bahasa asing.
  • Suatu rantai yang dicari atau dilewati/dilintasi dari suatu permasalahan untuk memperoleh solusinya disebut forward chaining. Suatu rantai yang dicari atau dilewati/dilintasi dari suatu permasalahan untuk memperoleh solusinya disebut forward chaining.

  1. Protokol mengatur bagaimana format paket data dan layanan-layanan terhadap paket data pada setiap layer, bagaimana suatu layer memberikan layanan kepada layer lain yang berada diatasnya.
  • Kata “layer” seharusnya dicetak miring karena merupakan bahasa asing.
  • Protokol mengatur bagaimana format paket data dan layanan-layanan terhadap paket data pada setiap layer, bagaimana suatu layer memberikan layanan kepada layer lain yang berada di atasnya.

  1. Gambar di bawah ini menunjukkan skema sederhana hubungan antara web server, gateway dan ponsel dengan WAP.
  • Kata “web server” dan “gateway” seharusnya dicetak miring karena merupakan bahasa asing.
  • Gambar di bawah ini menunjukkan skema sederhana hubungan antara web server, gateway dan ponsel dengan WAP.

  1. WML merupakan bahasa mark-up yang berbasis pada Extensible Markup Language (XML).
  • Kata “mark-up” seharusnya dicetak miring karena merupakan bahasa asing.
  • WML merupakan bahasa mark-up yang berbasis pada Extensible Markup Language (XML).

Istilah-istilah dalam Teknik Informatika dan Komputer

Istilah asing yang diserap

Basis Data

Istilah asingnya

Data Bases

Kaidah yang digunakan

“Basis Data” ditulis biasa karena telah diserap dari bahasa asing dari “Data Bases” yang ditulis miring jika ditulis menggunakan bahasa asing.

Arti dan makna istilah dalam Teknik Informatika dan Komputer

Basis Data adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.

Istilah asing yang diserap

Prosesor

Istilah asingnya

Processor

Kaidah yang digunakan

“Prosesor” dalam penulisannya dalam bahasa Indonesia ditulis biasa karena telah menjadi kata serapan. Jika ditulis menggunakan bahasa asing “Processor” maka harus ditulis dengan format miring.

Arti dan makna istilah dalam Teknik Informatika dan Komputer

Prosesor adalah sebuah IC/chip yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dari komputer.

Istilah asing yang diserap

Perangkat Lunak

Istilah asingnya

Software

Kaidah yang digunakan

“Perangkat Lunak” ditulis biasa karena telah disempurnakan ke dalam bahasa Indonesia. Jika ditulis dengan bahasa asing “Software” maka harus ditulis dengan format miring.

Arti dan makna istilah dalam Teknik Informatika dan Komputer

Perangkat Lunak adalah sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yang disimpan oleh komputer itu dapat berupa program atau instruksi yang akan menjalankan suatu perintah.

Istilah asing yang diserap

Monitor

Istilah asingnya

Monitor

Kaidah yang digunakan

Format penulisan “Monitor” ditulis biasa karena telah sepenuhnya diserap ke dalam Bahasa Indonesia.

Arti dan makna istilah dalam Teknik Informatika dan Komputer

Monitor adalah alat untuk memantau (spt alat penerima yg digunakan untuk melihat gambar yg diambil oleh kamera televisi, alat untuk mengamati kondisi atau fungsi biologis, alat yg memantau kerja suatu sistem, terutama sistem komputer, dsb).

Istilah asing yang diserap

Sistem Operasi

Istilah asingnya

Operating System

Kaidah yang digunakan

“Sistem Operasi” ditulis biasa karena telah diserap dari bahasa asing “Operating System”. Namun harus ditulis miring jika menggunakan bahasa asing.

Arti dan makna istilah dalam Teknik Informatika dan Komputer

Sistem Operasi adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer atau hardware, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak.

Tugas 2A

Perbaikan tentang penggunaan EYD Khususnya Ketepatan Penggunaan Tanda Baca Titik(.) dan Tanda Baca Koma Koma(,) dan Tata Penulisan Catatan Kaki dan Daftar Pustaka

Perbaikan tanda titik dan koma:

  1. Metode di bawah ini adalah cara mengatasinya:
    1. Menggunakan solar yang akan cetane tinggi
    2. Menaikkan tekanan dan temperatur udara
    3. Mengurangi volume injeksi saat mulai injeksi
    4. Menaikkan temperatur ruang bakar

    Di akhir setiap kalimat urutan di atas seharusnya diberi tanda titik.

  2. “a. Modul Penerimaan Pengetahuan (Knowledge Acquisition Mode).”

    Di akhir kalimat seharusnya tidak perlu ada tanda titik karena kalimat di atas merupakan judul dari sebuah subbab.

  3. Berbagai struktur kaidah if then yang menghubungkan objek atau atribut adalah sebagai berikut:

    JIKA premis MAKA konklusi

    JIKA masukan MAKA keluaran

    JIKA kondisi MAKA tindakan

    JIKA anteseden MAKA konsekuen

    JIKA data MAKA hasil

    JIKA tindakan MAKA tujuan

    Seharusnya pada penjelasan keterangan di atas, setiap penjelasan diberi tanda urutan, sehingga menjadi sebagai berikut:

    Berbagai struktur kaidah if then yang menghubungkan objek atau atribut adalah sebagai berikut:

  • JIKA premis MAKA konklusi
  • JIKA masukan MAKA keluaran
  • JIKA kondisi MAKA tindakan
  • JIKA anteseden MAKA konsekuen
  • JIKA data MAKA hasil
  • JIKA tindakan MAKA tujuan

  1. “Sistem berada pada modul ini, pada saat ia menerima pengetahuan dari pakar.”

    Pada kalimat di atas seharusnya tidak perlu ada tanda koma, karena kalimat tersebut sedang menyatakan pernyataan biasa.

  2. Ada 3 tipe keputusan yang direkam, yaitu:
    1. Rencana : Bagaimana menghadapi masalah.
    2. Agenda : Aksi-aksi yang potensial.
    3. Solusi : calon aksi yang akan dibangkitkan.

    Seharusnya huruf awal pada setiap kata setelah tanda baca titik ganda di atas menggunakan huruf kecil karena sedang menjelaskan kata yang berada di depan titik ganda.

  3. “Logika predikat adalah suatu logika yang lebih canggih yang seluruhnya menggunakan konsep dan kaidah proposional yang sama, Disebut juga kalkulus predikat, yang memberi tambahan kemampuan untuk mempresentasikan pengetahuan dengan sangat cermat dan rinci.”

    Kata Disebut seharusnya menggunakan huruf kecil karena tidak berada di belakang tanda titik.

Mengubah Penulisan Catatan Kaki dan Daftar Pustaka yang Tidak Sesuai dengan EYD pada Skripsi Menjadi Catatan Kaki dan Daftar Pustaka yang Sesuai dengan EYD:

Catatan Kaki

Prahasta, Eddy, Sistem Informasi Geografis, cetakan kedua, CV. Informatika, Bandung, 2005, hal 190.

  • Penulisan catatan kaki di atas salah karena nama pengarang tidak perlu dibalik, kemudian judul buku tidak dicetak miring,
  • Penulisan yang benar:

    Eddy Prahasta, Sistem Informasi Geografis, cetakan kedua (Bandung: CV. Informatika, 2005), hlm. 190.

Findra Kartika Sari Dewi, Teknik dan Logika Pemrograman, www.ilmukomputer.com

Harianto Kristanto. Ir, Konsep dan Perencanaan Database, Andi Offset, Yogyakarta, 2004, hal 24.

  • Catatan kaki di atas salah karena judul tidak dicetak miring.
  • Penulisan yang benar:

    Ir. Harianto Kristanto, Konsep dan Perencanaan Database (Yogyakarta: Andi Offset, 2004), hlm. 24.

Daftar Pustaka

Arhami, Muhammad, Konsep Dasar Sistem Pakar, Yogyakarta : Andi Offset, 2005.

  • Penulisan Daftar Pustaka di atas salah karena tahun terbit seharusnya terletak setelah nama pengarang, bukan di akhir urutan. Setelah kota terbit, tidak perlu ada tanda spasi untuk memisahkan kota dengan tanda baca titik ganda (:). Setelah nama judul seharusnya diakhiri dengan tanda titik (.), bukan tanda koma (,). Setelah nama pengarang seharusnya diakhiri dengan tanda titik, bukan tanda koma. Setelah nama penerbit seharusnya diakhiri dengan tanda titik.
  • Penulisan yang benar:

    Arhami, Muhammad. 2005. Konsep Dasar Sistem Pakar. Yogyakarta: Andi Offset.

Kusrini, Sistem Pakar Teori dan Aplikasi, Yogyakarta : Andi Offset, 2006.

  • Penulisan Daftar Pustaka di atas salah karena tahun terbit seharusnya terletak setelah nama pengarang, bukan di akhir urutan. Setelah kota terbit, tidak perlu ada tanda spasi untuk memisahkan kota dengan tanda baca titik ganda (:). Setelah nama judul seharusnya diakhiri dengan tanda titik (.), bukan tanda koma (,). Setelah nama pengarang seharusnya diakhiri dengan tanda titik, bukan tanda koma. Setelah nama penerbit seharusnya diakhiri dengan tanda titik.
  • Penulisan yang benar:

    Kusrini. 2006. Sistem Pakar Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Andi Offset.

Nugroho, Bunafit, Pengembangan Program WAP dengan WML dan PHP, Yogyakarta : Gava Media. 2005.

  • Penulisan Daftar Pustaka di atas salah karena tahun terbit seharusnya terletak setelah nama pengarang, bukan di akhir urutan. Setelah kota terbit, tidak perlu ada tanda spasi untuk memisahkan kota dengan tanda baca titik ganda (:). Setelah nama judul seharusnya diakhiri dengan tanda titik (.), bukan tanda koma (,). Setelah nama pengarang seharusnya diakhiri dengan tanda titik, bukan tanda koma.
  • Penulisan yang benar:

    Nugroho, Bunafit. 2005. Pengembangan Program WAP dengan WML dan PHP. Yogyakarta: Gava Media.

Prasetyo, Didik Dwi. 101
Tip dan Trik Pemrograman PHP, Jakarta : PT Elex Media Komputindo, 2006.

  • Penulisan Daftar Pustaka di atas salah karena tahun terbit seharusnya terletak setelah nama pengarang, bukan di akhir urutan. Setelah kota terbit, tidak perlu ada tanda spasi untuk memisahkan kota dengan tanda baca titik ganda (:). Setelah nama judul seharusnya diakhiri dengan tanda titik (.), bukan tanda koma (,). Setelah nama pengarang seharusnya diakhiri dengan tanda titik, bukan tanda koma. Setelah nama penerbit seharusnya diakhiri dengan tanda titik.
  • Penulisan yang benar:

    Prasetyo, Didik Dwi. 2006. Tip dan Trik Pemrograman PHP. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Syarif, Iwan dan Badriyah, Tessy, Pembuatan Alat Bantu Ajar Sistem Pakar dengan Teknik inferensi Backward Chaining, Surabaya : Kawan Pustaka, 2002.

  • Jika nama pengarang lebih dari satu dan tidak lebih dari tiga pengarang, maka nama pengarang pertama dibalik, sedangkan nama pengarang kedua tidak dibalik dan diakhiri dengan tanda titik. Tahun terbit seharusnya berada setelah nama pengarang. Dan di akhir judul buku seharusnya diakhiri dengan tanda titik. Setelah nama penerbit seharusnya diakhiri dengan tanda titik.
  • Penulisan yang benar:

    Syarif, Iwan dan Tessy Badriyah. 2002. Pembuatan Alat Bantu Ajar Sistem Pakar dengan Teknik Inferensi Backward Chaining. Surabaya: Kawan Pustaka.

…, Informasi Mengenai Sistem Pakar

www.iel.ipb.ac.id/agrinetmedia/modul/aplikasi/spdt/isi/infoSP.htm.

…, Sistem Pakar.

    www.iel.ipb.ac.id/agrinetmedia/modul/aplikasi/servercabai/pakar. html.

…, WML Scripting Tips and Intergration with PHP.

    www.developer.com.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s